Pemutih Wajah Terbukti! – Inilah Metode Memutihkan Kulit Wajah Menurut Rekomendasi Dokter

Posted on

Mempunyai wajah putih bersih adalah idaman banyak orang, tak hanya bagi kaum hawa, namun juga para pria. Nina Jablonski, antropolog dan paleobiologis Amerika dalam bukunya berjudul Living Color, beranggapan bahwa kulit putih menjadi simbol status dan kekayaan.

“Karena kulit hitam atau cokelat matang identik dengan pekerja kasar,” kata Nina seperti yang dikutip dari Nextshark. Pendapat Nina hal yang demikian didasarkan dari hasil penelitian mengenai kulit putih di kalangan sosial di Asia. Sejatinya, pandangan kulit putih itu rupawan atau menawan telah ada sejak lampau. Tentu, kondisi hal yang demikian semakin menguntungkan penjualan produk pemutih kulit.

Rupanya pada sebuah penilitian tahun 2015, tren pemakaian produk pemutih kulit semakin meningkat di kalangan laki-laki Asia, terpenting kalangan menengah atas. Dalam penelitian tersebut menampakkan bahwa 69,5 persen mahasiswa Thailand mengaplikasikan pemutih wajah. Di Filipina, produk pemutih meningkat penjualannya hingga 25,4 persen.

Pemutih Wajah Terbukti! – Inilah Metode Memutihkan Kulit Wajah Menurut Rekomendasi Dokter

Harapan memiliki wajah putih hal yang demikian membuat banyak orang terobsesi untuk menciptakan asa hal yang demikian. Alhasil, metode apapun dicapai oleh seseorang hingga sesekali mereka tidak mengindahkan undang-undang medis. Berikut ialah tips memutihkan kulit wajah, menurut anjuran dokter.

 

Pakai Sunscreen

Kadang-kadang mempunyai kesibukan di lapangan mesti dapat menyiasati agar kulit tidak hitam karena terpapar cahaya matahari. Untuk menjaga kulit Anda dapat konsisten putih walaupun terkena sinar matahari pakai lah sunscreen dengan SPF minimal 15 menit sebelum beraktifitas di bawah sinar matahari. Menghindari panas sang surya secara langsung bahkan perlu Anda lakukan sedangkan sudah menggunakan sunscreen untuk menghindari supaya kulit konsisten putih.

 

Pilih Krim Pemutih Wajah secara Tepat

Selektif dalam memilih krim pemutih wajah betul-betul perlu Anda pertimbangkan. Pilihlah krim pemutih wajah yang tidak mengandung merkuri, hidroquinon, tretinoin, dan steroid. Disamping itu, pilihlah pula pemutih wajah yang aman, dimana mengandung bahan-bahan seperti Arbutin, Kojic Acid, dan AHA atau Gluthation. Tetapi, jika Anda mempunyai keadaan sulit flek hitam atau pigmentasi kulit langsung peroleh rekomendasi dokter yang kompeten untuk memecahkan permasalahan Anda hal yang demikian.

 

Jangan Tergiur dengan Hasil Instan

Banyak industri obat pemutih wajah yang mengkampanyekan bahwa produk hal yang demikian bisa terealisasi dengan kencang. Jangan tergiur dengan kampanye atau iklan-iklan obat pemutih wajah secara pesat yang tak jarang Anda peroleh di dunia online. Kenapa? Karena obat pemutih wajah yang berefek kencang tersebut tentu dijadikan mengaplikasikan bahan-bahan seperti hidroquinon atau merkuri. Bahan hal yang demikian malah sesungguhnya memiliki akibat negatif seandainya diterapkan secara berlebihan karena dapat menipiskan kulit dan membikin kulit wajah mengalami perubahan warna menjadi kemerahan.

 

Lakukan Peeling Tiap 3-4 Minggu Sekali

Pada cara memutihkan wajah kali ini, Anda bisa melakukan peeling dengan chemical peel, microdermabration atau home peel tiap jangka waktu 3-4 pekan sekali. Cara tersebut sungguh-sungguh tepat sasaran dalam menipiskan pigmen kulit tanpa terkena efek samping, namun alangkah bagusnya Anda tetap melakukan konsultasi terhadap dokter ahli.

Konsumsi Banyak Vitamin dan Antioksidan Meskipun fungsi dari vitamin dan antioksidan dalam hal memutihkan kulit? Ya, kedua kandungan hal yang demikian terbukti bisa menolong Anda untuk mencerahkan kulit secara aman. Sekiranya sebenarnya ada banyak antioksidan yang dianggap dapat memutihkan kulit bagus. Rekomendasi selepas menjalankan cara memutihkan kulit wajah sesuai saran dokter hal yang demikian tidak menyelesaikan permasalahan Anda, maka langsung untuk berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter pakar. Rekomendasi yang paling penting yakni pakai obat pemutih pantas dengan rekomendasi dokter untuk meminimalisir risiko yang nanti malah dapat berbahaya kesehatan Anda.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *